Minggu, 21 November 2010

mengoptimalkan baterai pada vista

Pada waktu menggunakan Windows Vista, Anda mungkin merasakan pemakaian baterai laptop lebih boros dibandingkan dengan Windows XP. Namun, jangan takut. Ada cara untuk mengatasinya

LAPTOP sangat penting dalam melakukan pekerjaan. Jika Anda tidak bisa bekerja secara mobile, banyak pekerjaan yang tidak akan terselesaikan. Sama pentingnya dengan mempunyai laptop, mempunyai baterai yang bisa bertahan sampai pekerjaan Anda selesai juga penting. Jika Anda mempunyai laptop keluaran terbaru, maka kemungkinan besar sudah menjalankan operating system Windows Vista. Mari kita lihat beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan pemakaian baterai.

Windows Vista Battery Saver
Windows Vista Battery Saver merupakan aplikasi pihak ketiga yang mengklaim bisa menghemat pemakaian baterai laptop sampai dengan 30%. Pada kenyataannya, Anda hanya akan menghemat 1-4% saja. Namun, angka tersebut bisa jadi sangat berarti ketika Anda harus menyimpan file yang sangat penting dan baterai sudah hampir habis.

Aplikasi ini melakukan penghematan dengan mematikan Windows Aero dan Windows Sidebar ketika laptop Anda menggunakan baterai dan menjalan kembali keduanya ketika laptop dihubungkan ke outlet listrik. Windows Vista Battery Saver merupakan freeware yang bisa di download dan digunakan tanpa dipungut biaya.
Instalasinya tidak sulit. Download file instalasi dari situsnya dan kemudian klik ganda. Jika User Access Control di enable,Anda harus memperbolehkan instalasi supaya dilanjutkan.Pada waktu hampir selesai, proses instalasi mungkin terlihat seperti berhenti. Jika Anda mengalami hal tersebut, perhatikan apakah icon Windows Vista Battery Saver sudah muncul di system tray. Jika ya, Anda bisa langsung menutup kotak dialog instalasi dan menjalankan aplikasi. Jangan mencarinya di folder “aplikasi” karena setelah diinstalasi Windows Vista Battery Saver akan dimasukkan ke Accessories. Klik namanya untuk menampilkan jendela konfigurasi seperti yang ditunjukkan pada gambar.


Konfigurasi Windows Vista Battery Saver terdiri dari enam bagian. Windows Aero: dengan opsi Always deactivate on battery, Never deactivate on battery, dan Deactivate when battery is less than X (di mana X adalah persentase yang ditentukan oleh user). Windows Sidebar: dengan opsi Always deactivate on battery, Never deactivate on battery, dan Deactivate when battery is less than X (di mana X adalah persentase yang ditentukan oleh user).

Power Plans Management: yang mengatur tingkat performa laptop ketika On battery dan Plugged in. Notification Messages: apakah On atau Off. Status Windows Aero dan Sidebar: yang mengindikasikan apakah Windows Aero atau Sidebar dijalankan. Terakhir, Battery Saver Settings: apakah Battery Saver dijalankan pada waktu startup

Sudah jelas aplikasi yang paling banyak memakai baterai adalah Windows Aero dan Windows Sidebar. Namun, jika sebelumnya memang tidak digunakan, Anda mungkin tidak akan merasakan penghematan baterai yang signifikan ketika menggunakan Windows Vista Battery Saver. Jika Anda suka menggunakan Windows Aero dan Windows Sidebar, tapi ingin menghemat baterai, pilihannya sudah jelas.

Anda bisa mengonfigurasi Windows Aero dan Windows Sidebar secara manual dengan mengklik icon Windows Vista Battery Saver pada system tray dan memilih aplikasi mana yang ingin dikonfigurasi. Dari masing-masing submenu, Anda bisa memilih Always deactivate on battery atau Never deactivate on battery.

Windows Mobility Center
Tentu saja Anda tidak perlu menginstalasi aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan performa baterai laptop. Jika Anda membuka Control Panel, di situ terdapat entri bernama Mobile PC. Pada jendela Mobile PC Anda akan melihat enam opsi. Dari keenam opsi, ada dua yang perlu Anda perhatikan. Pertama
adalah Windows Mobility Center. Di bagian ini Anda bisa mengatur Display Brightness, Volume, Battery Status, Wireless Network, External Display, Sync Center, dan Presentation Settings. Perubahan yang dilakukan di Windows Mobile Center akan terus berlaku ketika laptop menggunakan baterai. Supaya
perubahan berlaku berdasarkan sumber power yang digunakan, Anda harus ke Power Options.


Power Options
Ketika ingin menghemat listrik pada laptop Windows XP, Anda pergi ke Control Panel, dan kemudian membuka Power Options. Pada Windows Vista juga sama, tapi Anda tidak akan menjumpai kotak dialog dengan beberapa tab untuk memilih dan mengganti power scheme. Windows Vista sekarang menggunakan interface yang mirip dengan halaman web untuk memilih dan mengonfigurasi power plans. Microsoft mendeskripsikan power plans Windows Vista sebagai “kumpulan setting hardware dan sistem yang mengatur penggunaan listrik komputer. Power plans bisa membantu Anda dalam menghemat energi, memaksimalkan performa sistem, dan keduanya.”


Power plans pada dasarnya mempunyai fungsi yang sama dengan power scheme Windows XP, tapi power plans Windows Vista menyediakan interface yang mudah, dan juga beberapa fitur baru. Selain itu, Windows Vista memperbolehkan pabrikan komputer dan peripheral untuk menambahkan power plan
mereka. Mari kita lihat opsi pada power plans Windows Vistadan bagaimana masing-masing bekerja.

Pilihan Power Plan
Ketika membuka Power Options pada Control Panel Windows Vista, Anda akan melihat halaman Power Options seperti yang Anda bisa mengubah setting pada setiap power plans ditunjukkan pada gambar. Seperti yang Anda lihat, setiap power plan menyediakan gambar rating supaya Anda bisa langsung mengetahui penghematan energi dan performa yang diberikan.
Balanced dirancang untuk memberikan performa penuh ketika dibutuhkan dan akan melakukan penghematan energy ketika sistem tidak aktif dalam selang waktu tertentu. Power Saver akan menghemat energi dengan mengurangi performa sistem dan dirancang untuk membantu pengguna laptop supaya bisa memaksimalkan pemakaian baterai. High Performance dirancang untuk memaksimalkan performa sistem, dan bisa dibilang tidak melakukan penghematan energi.

Mengubah Setting Power Plan
Di bawah setiap power plan terdapat link Change Plan, yang jika diklik akan membawa Anda ke halaman Edit Plan Settings seperti yang ditunjukkan pada gambar. Pada halaman ini, Anda bisa mengubah lamanya waktu idle sebelum Windows Vista mematikan layar dan mengeset komputer ke sleep mode.
Konfigurasi paling penting ketika menggunakan baterai adalah brightness layar. Aturlah serendah mungkin (tapi masih tetap nyaman dipakai bekerja) untuk menghemat baterai semaksimal mungkin.
Anda bisa melihat setting yang lebih mendetail dengan mengklik link Change Advanced Power Settings, yang akan menampilkan kotak dialog Power Options dengan satu tab bernama Advanced Settings seperti yang ditunjukkan pada gambar (Anda mungkin akan mempunyai tab tambahan, bergantung pabrikan/model laptop).
Selain setting yang umum, Anda bisa mengatur pemakaian daya suatu perangkat. Ada banyak opsi yang bisa Anda pilih, tapi opsi yang mempunyai pengaruh signifikan adalah Wireless Adapter Settings: untuk menghemat baterai semaksimal mungkin pilih Maximum Power Savings, USB settings: untuk menghemat baterai semaksimal mungkin pilih enable On battery suspend, dan Search and Indexing: untuk menghemat semaksimal mungkin pilih Power Saver ketika On battery.

cobol

COBOL (singkatan dari Common Business Oriented Language) adalah sebuah bahasa pemrograman generasi ketiga. Sesuai dengan namanya, maka bahasa COBOL mempunyai fungsi menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan perdagangan, seperti sistem pengelolaan keuangan, laporan pengeluaran sebuah perusahaan dan lain-lain.

Mengenang Masa Lalu Bersama COBOL 1.1. Pendahuluan COBOL singkatan dari Common Business Oriented Language. Bahasa ini dikembangkan sekitar tahun 1960 oleh suatu Grup yang bernama CODASYL (COnference on Data SYstem Languange). Hasil pengembangan dari CODASYL ini kemudian dikembangkan oleh ANSI (American National Standard Association). Bahasa COBOL ini ditujukan untuk aplikasi Komputer dibidang bisnis dan administrasi. Bahasa COBOL termasuk bahasa Aras Tinggi (high level language) sehingga COBOL ini dapat digunakan pada berbagai jenis komputer. Pemograman COBOL kebanyakan digunakan untuk komputer Mainframe. 1.2. Aturan Penulisan Dalam setiap bahasa



COBOL adalah kepanjangan dari Common Bussiness Oriented
Language. Bahasa COBOL digolongkan sebagai High Level Language
(bahasa pemrograman tingkat tinggi) yang berorientasi pada masalah
bisnis. Diciptakan pada tahun 1959.
COBOL pertama kali diperkenalkan secara formal bulan Januari 1960
dan disebut dengan COBOL-60. Dan diperbaharui tahun 1965. Pada
tahun 1968 dan 1974, bahasa COBOL dikembangkan dan
distandarisasikan dengan nama ANSI COBOL (American National
Standarts Institute).
Bahasa pemrograman COBOL sangat terstruktur, karena mudah
dibaca dan memiliki struktur yang jelas.
COBOL dibuat untuk operasi pengolahan data, yaitu membaca data,
memproses data dan menghasilkan output berupa informasi.



Dasar-dasar COBOL.
Untuk membuat program COBOL yang baik dan benar, minimal anda
harus menguasai atau mengetahui beberapa hal berikut :
  • · Cara penulisan.
Kolom maksimal yang disediakan program COBOL adalah kolom 1
sampai 80, dengan ketentuan sebagai berikut :
Kolom 1-6 : digunakan untuk line number (optional) ditulis dari kecil ke
besar.
Kolom 7 : digunakan untuk melanjutkan baris sebelumnya dengan
menambahkan tanda (-) dan baris sambungannya ditulis di
area B.
Bila diisi (*) maka yang ditulis pada baris ini dianggap
komentar.
Kolom 8-11 : disebut dengan area A. untuk menulis divisi, section, nama
paragraph, judul file description (FD), level number 01 dan
level number 77.
Kolom 12-72 : disebut area B. untuk menulis elemen program selain yang
ditulis di area A.
Kolom 73-80 : kolom ini tidak akan diproses oleh program jadi data diisi
catatan atau curahan hati untuk dokumentasi.
Beberapa hal lagi yang anda harus perhatikan tentang penulisan yaitu
penggunaan titik dan spasi. Bahasa pemrogram COBOL sangat sangat
ketat tentang peraturan penulisan, pastikan anda memberikan tanda titik
(.) setelah nama divisi, section, paragraph atau baris instruksi dan spasi
(space) untuk pemisah antara COBOL RESERVED WORDS dengan
variable atau string.
Kedua hal tadi kelihatan sepele tapi jika program yang anda buat
panjang nya sampai puluhan baris hal ini mungkin dapat membuat anda
frustasi. Karena akan menyebabkan pesan kesalahan yang memusingkan
kepala.


Cara menjalankan program COBOL.
Program COBOL ini tidak memiliki built-in editor seperti Pascal atau
Basic sehingga anda harus mengetik dan mengkompile secara terpisah.
Untuk mengetik source program COBOL anda dapat menggunakan
sembarang text editor apakah itu MS-Editor, Notepad, SideKick dan lainlain
sesuai keinginan anda. Tetapi disarankan menggunakan SideKick
karena lebih cepat terutama pada saat proses debugging source program.
Cara penggunaan SideKick.
SideKick adalah suatu editor tool yang resident di memori, untuk
menjalankan SideKick, ketik :
C:\>SK
Setelah tampil jendela berwarna biru tekan CTRL+ALT maka akan keluar
menu pop-up pilih notepad.
Tekan F3 untuk membuat file baru (untuk cobol dengan extensi .COB) , F2
untuk menyimpan source program dan Ecs untuk ke DOS prompt.
Untuk mengkompile source program COBOL yang anda buat tekan F2 lalu
Ecs , ketikan:
C:\>COBOL nama_program.cob atau C:\>COBOL nama_program;
Untuk menjalankan (running) ketikan:
C:\>RUNCOBOL nama_program














Contoh Program Sederhana.
PRAK.COB Sun Aug 20 20:55:58 2006 Page 1
line number source line Microsoft COBOL Version 2.20
1 IDENTIFICATION DIVISION.
2 PROGRAM-ID. CONTOH.
3 AUTHOR. SAYA.
4 ENVIRONMENT DIVISION.
5 CONFIGURATION SECTION.
6 SOURCE-COMPUTER. IBM-PC.
7 OBJECT-COMPUTER. IBM-PC.
8 DATA DIVISION.
9 WORKING-STORAGE SECTION.
10 01 MASUKAN.
11 02 NAMA PIC X(20).
12 02 NPM PIC X(8).
13 SCREEN SECTION.
14 01 HAPUS-LAYAR.
15 02 BLANK SCREEN.
16 PROCEDURE DIVISION.
17 MASUKKAN-DATA.
18 DISPLAY HAPUS-LAYAR.
19 DISPLAY ‘NAMA : ‘.
20 ACCEPT NAMA.
21 DISPLAY ‘NPM : ‘.
22 ACCEPT NPM.
23 SELESAI.
24 STOP RUN.



SEJARAH PROGRAM COBOL,DOWNLOAD SOFTWARE COBOL ? LANGUAGE COBOL ? WIKIPEDIA COBOL ? CRACK COBOL ?, KELEBIHAN PROGRAM / BAHASA COBOL , KEKURANGAN PROGRAM BAHASA COBOL

apakah kalian mengetahui sejarah sebenarnya tentang cobol ? disini saya akan mencoba menjelaskan apakah yang di maksud cobol dalam arti kata sebuah bahasa pemograman, referensi yang saya ambil ini dari berbagai sumber dan buku terpercaya yang menerangkan dunia pemograman, pemograman ini generasi kerabat dekatnya dari bahasa pemograman C, jadi sebelum beranjak lebih jauh , mari kita bersama - sama simak apakah cobol itu ? COBOL (singkatan dari Common Business Oriented Language) adalah sebuah bahasa pemrograman generasi ketiga. Sesuai dengan namanya, maka bahasa COBOL mempunyai fungsi menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan perdagangan, seperti sistem pengelolaan keuangan, laporan pengeluaran sebuah perusahaan dan lain-lain. The COBOL 2002 standar termasuk dukungan untuk pemrograman berorientasi obyek dan fitur bahasa modern. Sejarah dan spesifikasi Spesifikasi COBOL diciptakan oleh Grace Hopper pada paruh kedua 1959. Adegan ditetapkan pada tanggal 8 April 1959 di sebuah pertemuan produsen komputer, pengguna, dan orang-orang universitas di University of Pennsylvania Komputasi Pusat. Amerika Serikat Departemen Pertahanan kemudian setuju untuk mensponsori dan mengawasi kegiatan berikutnya. Pertemuan dipimpin oleh Charles A. Phillips diadakan di Pentagon pada tanggal 28 Mei dan 29 tahun 1959 (tepat satu tahun setelah pertemuan ALGOL Zürich 58), ada diputuskan untuk membentuk tiga komite: jangkauan pendek, menengah dan panjang (yang yang terakhir tidak pernah benar-benar terbentuk). Itu adalah Komite Pendek Range, dipimpin oleh Joseph Wegstein dari US National Bureau of Standar, bahwa selama bulan-bulan berikutnya menciptakan gambaran dari versi pertama dari COBOL. Komite ini dibentuk untuk merekomendasikan pendekatan jangka pendek untuk umum bahasa bisnis. Komite ini terdiri dari anggota mewakili produsen komputer enam dan tiga instansi pemerintah. Keenam produsen komputer itu Burroughs Corporation, IBM, Minneapolis-Honeywell (Honeywell Labs), RCA, Sperry Rand, dan Sylvania Produk Electric. Ketiga instansi pemerintah adalah US Air Force, David Taylor Model Basin, dan Biro Standar Nasional (sekarang Institut Nasional Standarisasi dan Teknologi). Komite jarak menengah dibentuk namun tidak pernah menjadi operasional. Pada akhirnya sebuah sub-komite dari Komite Range Pendek mengembangkan spesifikasi bahasa COBOL. Sub-komite itu terdiri dari enam individu: * William Selden dan Tierney Gertrude IBM * Howard Bromberg dan Diskon Howard RCA * Vernon Reeves dan Jean Sammet E. Sylvania Produk Electric subkomite ini menyelesaikan spesifikasi untuk COBOL pada bulan Desember 1959. Spesifikasi itu untuk sebagian besar terinspirasi oleh bahasa ARUS-Matic ditemukan oleh Grace Hopper - biasanya disebut sebagai "ibu dari bahasa COBOL" - bahasa IBM COMTRAN diciptakan oleh Bob Bemer, dan bahasa FAKTA dari Honeywell. Keputusan untuk menggunakan nama "COBOL" dibuat pada pertemuan komite diselenggarakan pada tanggal 18 September 1959. Kompiler COBOL pertama untuk kemudian diterapkan pada tahun 1960 dan pada tanggal 6 dan 7 Desember dasarnya sama COBOL program yang sudah dijalankan pada dua membuat berbeda dari komputer, sebuah komputer RCA dan Remington-Rand komputer Univac, menunjukkan kompatibilitas yang dapat dicapai. ANS COBOL 1968 Setelah menjalani 1959 COBOL beberapa modifikasi dan perbaikan. Dalam upaya untuk mengatasi masalah ketidakcocokan antara berbagai versi COBOL, American National Standards Institute (ANSI) mengembangkan sebuah bentuk standar bahasa pada tahun 1968. Versi ini dikenal sebagai Standar Nasional Amerika (ANS) COBOL. COBOL 1974 Pada tahun 1974, ANSI menerbitkan versi revisi (ANS) COBOL, berisi sejumlah fitur yang tidak ada di versi 1968. COBOL 1985 Pada tahun 1985, ANSI diterbitkan masih versi lain revisi fitur baru yang tidak dalam standar 1974, terutama bahasa terstruktur membangun ("terminator lingkup"), termasuk END-IF, END-PERFORM, END-READ, dll COBOL 2002 dan berorientasi obyek COBOL Bahasa terus berkembang hari ini. Pada awal 1990 diputuskan untuk menambahkan objek-orientasi dalam revisi penuh berikutnya COBOL. Estimasi awal adalah untuk memiliki revisi selesai pada tahun 1997 dan CD ISO (Komite Draft) yang tersedia pada tahun 1997. Beberapa pelaksana (termasuk Micro Focus, Fujitsu, dan IBM) memperkenalkan sintaks berorientasi obyek berdasarkan konsep 1997 atau lain dari revisi penuh. Final disetujui Standar ISO (diadopsi sebagai standar ANSI by INCITS) disetujui dan tersedia pada tahun 2002. Seperti bahasa pemrograman C + +, Java, object-oriented COBOL compiler yang tersedia bahkan sebagai bahasa bergerak ke arah standardisasi. Fujitsu dan Mikro Fokus saat ini dukungan berorientasi obyek kompiler COBOL kerangka penargetan. NET. [4] 2002 (revisi ke-4) dari COBOL termasuk banyak fitur lainnya di luar objek-orientasi. Ini termasuk (namun tidak terbatas pada): * Dukungan Bahasa Nasional (termasuk namun tidak terbatas pada dukungan Unicode) * Lokal pengolahan berbasis * User-didefinisikan fungsi * CALL (dan fungsi) prototip (untuk memeriksa parameter saat kompilasi) * Pointer dan sintaks untuk mendapatkan dan membebaskan penyimpanan * Memanggil konvensi ke dan dari bahasa non-COBOL seperti C * Dukungan untuk eksekusi dalam kerangka lingkungan seperti Microsoft NET dan. Jawa (termasuk COBOL yang dipakai sebagai Enterprise JavaBeans) * Bit dan dukungan Boolean * "Benar" dukungan biner (sampai dengan perangkat tambahan ini, item biner yang dipotong berdasarkan (spesifikasi basis-10) dalam Divisi Data) * Dukungan Floating-point * Standar (atau portabel) hasil aritmatika * Generasi dan parsing XML Sejarah standar COBOL Spesifikasi disetujui oleh Komite Range Pendek penuh telah disetujui oleh Komite Eksekutif pada tanggal 3 Januari 1960, dan dikirim ke kantor percetakan pemerintah, yang diedit dan dicetak spesifikasi ini sebagai Cobol 60. American National Standards Institute (ANSI) yang dihasilkan beberapa revisi standar COBOL, termasuk: * COBOL-68 * COBOL-74 * COBOL-85 * Intrinsik Perubahan Fungsi - 1989 * Koreksi Perubahan - 1991 Setelah Perubahan tahun 1985 ANSI Standar (yang telah diadopsi oleh ISO), pengembangan utama dan kepemilikan diambil alih oleh ISO. Edisi berikut dan TRS (Laporan Teknis) telah diterbitkan oleh ISO (dan diadopsi sebagai ANSI) Standar: * 2002 COBOL * Laporan Teknis Finalizer - 2003 * Native XML sintaks Laporan Teknis - 2006 * Berorientasi Objek Koleksi Class Library - menunggu persetujuan akhir ... Sejak tahun 2002, standar ISO juga tersedia untuk publik dikodekan sebagai ISO / IEC 1989. Pekerjaan maju pada revisi penuh berikutnya COBOL Standar. Hal ini diharapkan akan disetujui dan tersedia di awal 2010-an. Untuk informasi mengenai revisi ini, untuk melihat draft terbaru revisi ini, atau untuk melihat apa karya lain yang terjadi dengan COBOL Standar, lihat COBOL Standar Situs Web Warisan program COBOL sedang digunakan secara global di instansi pemerintah dan militer dan di perusahaan komersial, dan berjalan pada sistem operasi seperti IBM z / OS, para POSIX keluarga (Unix / Linux, dll), dan Windows Microsoft serta ICL's sistem VME operasi dan OS Unisys '2200. Pada tahun 1997, Grup Gartner melaporkan bahwa 80% dari bisnis dunia berlari pada COBOL dengan lebih dari 200.000.000.000 baris kode dalam keberadaan dan dengan estimasi 5000000000 baris kode baru setiap tahun. Menjelang akhir abad kedua puluh tahun 2000 masalah adalah fokus upaya pemrograman COBOL signifikan, kadang-kadang oleh programmer yang sama yang telah merancang sistem dekade sebelumnya. Tingkat tertentu upaya yang diperlukan untuk kode COBOL telah dikaitkan baik dengan jumlah besar COBOL berorientasi bisnis, seperti COBOL adalah dengan desain bahasa bisnis dan aplikasi bisnis menggunakan tanggal berat, dan untuk membangun bahasa COBOL seperti klausa PICTURE , yang dapat digunakan untuk menentukan tetap-panjang bidang numerik, termasuk bidang dua-digit selama bertahun-tahun.
pemograman...

Rabu, 17 November 2010

bab 8 : pertentangan - pertentangan sosial dan integrasi masyarakat

Pengertian Sosial
Di kehidupan kita sebagai anggota masyarakat istilah sosial sering dikaitkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan manusia dalam masyarakat, seperti kehidupan kaum miskin di kota, kehidupan kaum berada, kehidupan nelayan dan seterusnya. Dan juga sering diartikan sebagai suatu sifat yang mengarah pada rasa empati terhadap kehidupan manusia sehingga memunculkan sifat tolong menolong, membantu dari yang kuat terhadap yang lemah, mengalah terhadap orang lain, sehingga sering dikataka sebagai
mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Pada dunia pendidikanpun istilah sosial dipakai untuk menyebut salah satu jurusan yang harus dipilih ketika memasuki jenjang sekolah menengah atas atau pilihan ketika memasuki perguruan tinggi, dan jurusan tersebut adalah jurusan yang berkaitan dengan segala aktivitas yang berkenaan dengan tindakan hubungan antar manusia.
Sosial disini yang dimaksudkan adalah segala sesuatu yang dipakai sebagai acuan dalam berinteraksi antar manusia dalam konteks masyarakat atau komuniti, sebagai acuan berarti sosial bersifat abstrak yang berisi simbol-simbol berkaitan dengan pemahaman terhadap lingkungan, dan berfungsi untuk mengatur tindakan-tindakan yang dimunculkan oleh individu-individu sebagai anggota suatu masyarakat. Sehingga dengan demikian, sosial haruslah mencakup lebih dari seorang individu yang terikat pada satu kesatuan interaksi, karena lebih dari seorang individu berarti terdapat hak dan kewajiban dari

          Pertentangan Sosial/Ketegangan Dalam Masyarakat
Konflik mengandung pengertian tingkah laku yang lebih luas daripada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasar. Terdapat tiga elemen dasar yang merupakan ciri dasar dari suatu konflik, yaitu
1.  terdapat dua atau lebih unit-unit atau bagian yang terlibat dalam konflik
2.  unit-unit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan, tujuan, masalah, sikap, maupun gagasan-gagasan
3.  terdapat interraksi diantar bagian-bagian yang mempunyai perbedaan tersebut
Konflik merupakan suatu tingkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihubungkan dengan kebencian atau permusuhan, konflik dapat terjadi pada lingkungan diri seseorang, kelompok, dan masyarakat. Adapun cara pemecahan konflik tersebut :
1.  Elimination, pengunduran diri dari salah satu pihak yang terlibat konflik
2.  Subjugation atau Domination, pihak yang mempunyai kekuasaan terbesar dapat memaksa pihak lain untuk mengalah
3.  Majority Rule, artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting
4.  Minority Consent, artinya kelompok mayoritas yang menang, namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan dan menerima keputusan serta kesepakatan untuk melakukan kegiatan bersama
5.  Compromise, artinya semua sub kelompok yang terlibat dalam konflik berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah
6.  Integration, artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan, dipertimbangkan, dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak
Pengertian Integrasi
Integrasi berasal dari bahasa inggris "integration" yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi.
Definisi lain mengenai integrasi adalah suatu keadaan di mana kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap komformitas terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan kebudayaan mereka masing-masing. Integrasi memiliki 2 pengertian, yaitu :
·      Pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu
·      Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu
Sedangkan yang disebut integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan.
Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya.
Menurut pandangan para penganut fungsionalisme struktur sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut :
·      Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus (kesepakatan) di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental (mendasar)
·      Masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliation). Setiap konflik yang terjadi di antara kesatuan sosial dengan kesatuan sosial lainnya akan segera dinetralkan oleh adanya loyalitas ganda (cross-cutting loyalities) dari anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial.
Penganut konflik berpendapat bahwa masyarakat terintegtrasi atas paksaan dan karena adanya saling ketergantungan di antara berbagai kelompok.
Integrasi sosial akan terbentuk apabila sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas-batas teritorial, nilai-nilai, norma-norma, dan pranata-pranata sosial

Bentuk Integrasi Sosial :
·      Asimilasi, yaitu pembauran kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli.
·      Akulturasi, yaitu penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli.
Golongan-Golongan yang Berbeda dan Integrasi Sosial
Masyarakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan golongan sosial yang dipersatukan oleh kesatuan nasional yang berwujudkan Negara Indonesia. Masyarakat majemuk dipersatukan oleh sistem nasional yang mengintegrasikannya melalui jaringan-jaringan pemerintahan, politik, ekonomi, dan sosial. Aspek-aspek dari kemasyarakatan tersebut, yaitu Suku Bangsa dan Kebudayaan, Agama, Bahasa, Nasional Indonesia.
Masalah besar yang dihadapi Indonesia setelah merdeka adalah integrasi diantara masyarakat yang majemuk. Integrasi bukan peleburan, tetapi keserasian persatuan. Masyarakat majemuk tetap berada pada kemajemukkannya, mereka dapat hidup serasi berdampingan (Bhineka Tunggal Ika), berbeda-beda tetapi merupakan kesatuan. Adapun hal-hal yang dapat menjadi penghambat dalam integrasi:
1.  Tuntutan penguasaan atas wilayah-wilayah yang dianggap sebagai miliknya
2.  Isu asli tidak asli, berkaitan dengan perbedaan kehidupan ekonomi antar warga negara Indonesia asli dengan keturunan (Tionghoa,arab)
3.  Agama, sentimen agama dapat digerakkan untuk mempertajam perbedaan kesukuan
4.  Prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang anggota golongan tertentu

1.    Kepentingan Individu untuk memperoleh penghargaan yang sama.
Kepentingan merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku dari individu. Individu bertingkah laku karena adanya dorongan untuk memenuhi kepentingannya. Kepentingan ini bersifat esensial bagi kelangsungan kehidupan individu itu sendiri. Jika individu berhasil memenuhi kepentingannya, maka mereka akan merasa puas dan sebaliknya bila gagal akan menimbulkan masalah bagi diri sendiri maupun bagi lingkungannya.
Individu yang berpegang pada prinsipnya saat bertingkah laku, maka kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu tersebut dalam masyarakat merupakan kepuasan pemenuhan dari kepentingan tersebut. Oleh karena itu, individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang yang sama persis dalam aspek-aspek pribadinya, baik jasmani maupun rohaninya. Dengan itu, maka akan muncul perbedaan kepentingan pada setiap individu, seperti:
  1. memperoleh kasih sayang
  2. memperoleh harga diri
  3. memperoleh penghargaan yang sama
  4. memperoleh prestasi dan posisi
  5. dibutuhkan orang lain
  6. memperoleh kedudukan didalam kelompoknya
  7. memperoleh rasa aman dan perlindungan diri
  8. memperoleh kemerdekaan diri
Dalam hal diatas menunjukkan ketidakmampuan suatu ideologi mewujudkan idealisme yang akhirnya akan melahirkan suatu konflik. Hal mendasar yang dapat menimbulkan suatu konflik adalah jarak yang terlalu besar antara harapan dengan kenyataan pelaksanaan. Perbedaan kepentingan ini tidak secara langsung menyebabkan terjadinya konflik tetapi ada beberapa fase, yaitu Fase Disorganisasi dan Fase

2.    study Kasus : Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, sehingga terdapat berbagai suku bangsa yang mempunyai perbedaan satu sama lain, mulai dari bahasa, warna kulit, bentuk rambut dan agama.
karena banyaknya suku bangsa tersebut, kebanyakan warga Indonesia tidak hidup berdampingan, dalam artian mereka hanya bersosialisasi antar suku saja.
Misalnya saja orang medan hanya mau berdampingan dengan orang medan saja, orang jawa hanya berteman dengan orang jawa saja, orang padang hanya mau bergabung dengan orang padang saja, dan masih banyak lagi.
Jika hal tersebut dibiarkan akan mudah menimbulkan perpecahan bagi bangsa Indonesia itu sendiri. Apakah menurut pendapatmu yang harus dilakukan warga Indonesia?

Opini : setiap warga Indonesia harus menanamkan kepada dirinya masing-masing tentang pentingnya integrasi, walaupun mereka berbeda suku bangsa, seperti bunyi dari semboyan Bhineka Tunggal Ika (berbeda-beda tapi tetap satu). Supaya Negara kita tidak mudah pecah walau ada orang yang mencoba untuk mengadu domba atau ingin memecah belahkan Negara indonesia.
Warga Negara Indonesia juga harus bisa mengendalikan perbedaan/konflik yang ada pada suatu kekuatan bangsa dan bukan sebaliknya, serta harus merasa saling dapat mengisi kebutuhan antara satu dengan yang lainnya. Karena hal tersbut merupakan syarat berhasilnya integrasi.

3.    Sumber- Sumber :
Herwantiyoko & Katuuk F. Neltje. 1997. MKDU Ilmu Sosial Dasar. Gunadarma. Jakarta
http://id.wikipedia.org/wiki/Integrasi_sosial

bab 8 : pertentangan - pertentangan sosial dan integrasi masyarakat

 NAMA : EDWINA CAROLIN PIETERSZ
KELAS : 1 KA 24
NPM     : 12110208
KELOMPOK : 1

Pertentangan Sosial/Ketegangan Dalam Masyarakat
Konflik mengandung pengertian tingkah laku yang lebih luas daripada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasar. Terdapat tiga elemen dasar yang merupakan ciri dasar dari suatu konflik, yaitu
1.  terdapat dua atau lebih unit-unit atau bagian yang terlibat dalam konflik
2.  unit-unit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan, tujuan, masalah, sikap, maupun gagasan-gagasan
3.  terdapat interraksi diantar bagian-bagian yang mempunyai perbedaan tersebut
Konflik merupakan suatu tingkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihubungkan dengan kebencian atau permusuhan, konflik dapat terjadi pada lingkungan diri seseorang, kelompok, dan masyarakat. Adapun cara pemecahan konflik tersebut :
1.  Elimination, pengunduran diri dari salah satu pihak yang terlibat konflik
2.  Subjugation atau Domination, pihak yang mempunyai kekuasaan terbesar dapat memaksa pihak lain untuk mengalah
3.  Majority Rule, artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting
4.  Minority Consent, artinya kelompok mayoritas yang menang, namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan dan menerima keputusan serta kesepakatan untuk melakukan kegiatan bersama
5.  Compromise, artinya semua sub kelompok yang terlibat dalam konflik berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah
6.  Integration, artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan, dipertimbangkan, dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak
Pengertian Integrasi
Integrasi berasal dari bahasa inggris "integration" yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi.
Definisi lain mengenai integrasi adalah suatu keadaan di mana kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap komformitas terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan kebudayaan mereka masing-masing. Integrasi memiliki 2 pengertian, yaitu :
·      Pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu
·      Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu
Sedangkan yang disebut integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan.
Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya.
Menurut pandangan para penganut fungsionalisme struktur sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut :
·      Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus (kesepakatan) di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental (mendasar)
·      Masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliation). Setiap konflik yang terjadi di antara kesatuan sosial dengan kesatuan sosial lainnya akan segera dinetralkan oleh adanya loyalitas ganda (cross-cutting loyalities) dari anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial.
Penganut konflik berpendapat bahwa masyarakat terintegtrasi atas paksaan dan karena adanya saling ketergantungan di antara berbagai kelompok.
Integrasi sosial akan terbentuk apabila sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas-batas teritorial, nilai-nilai, norma-norma, dan pranata-pranata sosial

Bentuk Integrasi Sosial :
·      Asimilasi, yaitu pembauran kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli.
·      Akulturasi, yaitu penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli.
Golongan-Golongan yang Berbeda dan Integrasi Sosial
Masyarakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan golongan sosial yang dipersatukan oleh kesatuan nasional yang berwujudkan Negara Indonesia. Masyarakat majemuk dipersatukan oleh sistem nasional yang mengintegrasikannya melalui jaringan-jaringan pemerintahan, politik, ekonomi, dan sosial. Aspek-aspek dari kemasyarakatan tersebut, yaitu Suku Bangsa dan Kebudayaan, Agama, Bahasa, Nasional Indonesia.
Masalah besar yang dihadapi Indonesia setelah merdeka adalah integrasi diantara masyarakat yang majemuk. Integrasi bukan peleburan, tetapi keserasian persatuan. Masyarakat majemuk tetap berada pada kemajemukkannya, mereka dapat hidup serasi berdampingan (Bhineka Tunggal Ika), berbeda-beda tetapi merupakan kesatuan. Adapun hal-hal yang dapat menjadi penghambat dalam integrasi:
1.  Tuntutan penguasaan atas wilayah-wilayah yang dianggap sebagai miliknya
2.  Isu asli tidak asli, berkaitan dengan perbedaan kehidupan ekonomi antar warga negara Indonesia asli dengan keturunan (Tionghoa,arab)
3.  Agama, sentimen agama dapat digerakkan untuk mempertajam perbedaan kesukuan
4.  Prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang anggota golongan tertentu


1. PERBEDAAN KEPENTINGAN

  Kepentingan merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku individu. Individu bertingkah laku karena adanya dorongan untuk memenuhi kepentingannya. Kepentingan ini sifatnya esensial bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri, jika individu berhasil memenuhi kepentingannya, maka ia akan merasakan kepuasan dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kepentingan akan menimbilkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya.
   Dengan berpegang prinsip bahwa tingkah laku individu merupakan cara atau alat dalam memenuhi kebutuhannya, maka kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu dalam masyarakat pada hakikatnya merupakan kepuasan pemenuhan dari kepentingan tersebut.
Oleh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang yang sama persis dalam aspek-aspek pribadinya, baik jasmani maupun rohani, maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya. Perbedaan kepentingan itu antara lain berupa :
1.    kepentingan individu untuk memperoleh kasih sayang
2.   kepentingan individu untuk memperoleh harga diri
3.   kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sama
4.   kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan posisi
5.   kepentingan individu untuk dibutuhkan orang lain
6.   kepentingan individu untuk memperoleh kedudukan di dalam kelompoknya
7.   kepentingan individu untuk memperoleh rasa aman dan perlindungan diri
8.   kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaan diri
Kenyataan-kenyataan seperti itu menunjukkan ketidakmampuan suatu ideologi mewujudkan idealisme yang akhirnya akan melahirkan kondisi disintegrasi atau konflik. Permasalahan utama dalam tinjauan konflik ini adalah adanya jarak yang terlalu besar antara harapan dengan kenyataan pelaksanaan dan hasilnya kenyataan itu disebabkan oleh sudut pandang yang berbeda antara pemerintah atau penguasa sebagai pemegang kendali ideologi dengan berbagai kelompok kepentingan sebagai sub-sub ideologi.

study kasus :

95 Siswa SD Konsumsi Narkoba


KOTA BEKASI - Badan Narkotika Kota (BNK) Bekasi mencatat pengguna narkoba di Kota Bekasi didominasi kalangan remaja. Bahkan, sedikitnya 95 siswa sekolah dasar (SD) sudah banyak menggunakan narkotika.
Kepala Pelaksana Harian (Kala-khar) BNK Kota Bekasi. Sopandi Budiman mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, penyalahgunaan narkoba sejak tahun 2009 lalu didominasi oleh kalangan remaja. Bahkan, diantara kalangan remaja, sebagian besar yakni 95 orang siswa adalah siswa SD.
Dari pendataan kasus penyalahgunaan narkoba itu teridri dari 461 kasus dengan jumlah tersangka 645orang. Bahkan, menurutnya, selain siswa SD, sejumlah remaja yang duduk di SM, SMA hingga perguruan tinggi mendominasi pengguna narkoba. "Untuk meminimlisir dengan memberikan sosialisasi pengunaan narkoba ke sekolah-sekolah," imbuhnya.
Sopandi merinci, dari kalangan remaja yang sudah divonis tersangkut masalah penyalahgunaan narkoba di Kota Bekasi diantaranya, siswa SD sebanyak 95 orang, siswa SMP sebanyak 143 orang, dan siswa SMA sebanyak 369 orang dan mahasiswa 43 orang. "Yang paling memprihatinkan adalah jumlah siswa SD yang mencapai 95 orang," ungkapnya.
Untuk menekan angka penggunanarkotika usia remaja, tambah Sopandi. penanggulangan bahaya narkoba tidak saja membutuhkan komitmen dan kesanggupan semua pihak. Tetapi juga kata dia, aksi nyata semua jajaran pemerintahan, penegak hukum, sektor pendidikan maupun pihak legislatif dan masyarakat. "Kami membutuhkan warga segera melaporkan kepada BNK dan Polisi, bila ada warga yanggunakan narkotika jenis apa pun," tandasnya.
Sedangkan, untuk pelajar yang tertangkap tangan memakai narkoba pada tahun 2008 mencapai 60 orang. Jenis narkoba yang banyak digunakan oleh para siswa adalah ganja, ekstasi, dan sabu, sementara jenis heroin masih sedikit.
Sementara itu. Anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin H.itiils mengatakan, sebaiknya Badan Narkotika Kota Bekasi lebih pro aktif dalam memberikan sosialisasi penyalahgunaan narkoba ke sekolah-sekolah. "Setidaknya, kedepan angka tersebut harus turun khususnya pengguna di tingkat pelajar," katanya.
Angka 95 siswa SD yang tercatat oleh BNK Bekasi sudah sangat besar. Dia pun menyesalkan, peran orang tua yang (idak menyadari anaknya melakukan perbuatan yang di larang. "Setidaknya, BNK harus mendekati para orang tua murid yang sudah terdata, agar segera mendapat binaan," tandasnya, (dny).


Sumber : http://bataviase.co.id/bataviase/opinion
              http://id.wikipedia.org/wiki/Integrasi_sosial
opini : menurut saya, kondisi ini sangat memperihatinkan karena banyak sekali pelajar yang menggunakan narkoba. Padahal pelajar sebagai generasi penerus bangsa Inonesia. Disini pentingnya peranan orang tua, agar anaknya tidak terjerumus dengan hal yng tidak benar.

Selasa, 16 November 2010

www,timesheetmts.com

Timesheets MTS Software - Visual Basic 6 ADO Tutorial

Scope

This tutorial aims to provide an intermediate Visual Basic 6 user with the basic skills required to retrieve and manipulate data from many commercial databases and any ODBC compliant database. It assumes that those reading it have an understanding of the Object Oriented methodology of Visual Basic 6, and also of the typical programming structures found in Visual Basic. For example, no explanation of what a method is will be given, and it will be assumed that readers will know how the For Each Obj in Collection structure works.
Finding this tutorial helpful? Why not
to help cover the bandwidth it chews up? It's the most popular page on this site bar none!

Introduction

Visual Basic 6 obsoletes the previously used database access technology provided by Jet and provides a new one known as ADO or Active Data Objects. This technology allows users to access data easily from many existing databases (such as Access or Paradox) or from ODBC compliant databases like Oracle or MS SQL Server. Using ADO is quite simple and allows programmers to provide flexible database front ends to users that are reliable and include many features. As a VB6 programmer ADO is important to know as most commercial VB programming exercises involve providing a front end to some sort of database.
Following are some of the key objects found in the ADO object model and some of their key methods and properties.

Connection Object

This object represents an open connection to the data source. This connection can be a local connection (say App.Path) or can be across a network in a client server application. Some of the methods and properties of this object are not available depending on the type of data source connected to.

Key Properties

Name Data Type Description
ConnectionString String Defines in string form the location of the data source you wish to connect to. Key fields in the string you will use are the "Provider=" and the "Data Source=" fields. You may also use the "Mode=" field. See descriptions of those properties for a more detailed view of each one. Some examples of connection strings follow:
Data Source=c:\test.mdb;Mode=Read|Write;Persist - Connects to an Access database with read/write/persist permissions
driver={SQL Server) server=bigsmile;uid=sa;pwd=pwd;database=pubs - Connects to an SQL Server database called bigsmile as user sa with password pwd to database pubs.
Provider String A string defining the provider of a connection object. An example follows:
Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0 -This string connects to a MS Jet 4.0 compliant database (an Access DB for example.)
Mode connectModeEnum Sets (or returns) the permissions for modifying data across the open connection. Available permissions include Read, Write, Read/Write, and various Share/Deny types.
CursorLocation cursorLocationEnum Sets the location of the cursor engine. You can select client side or server side, for simpler databases (like Access) client side is the only choice.
ConnectionTimeout Long Time in seconds that a connection will attempt to be opened before an error is generated.
CommandTimeout Long Time in seconds that an command will attempt to be executed before an error is generated.

Key Methods

Name Description
Close Closes an open connection.
Open Opens a connection with the settings in the ConnectionString property.

Command Object

A command object specifies a specific method you intend to execute on or against the data source accessed by an open connection.

Key Properties

Name Data Type Description
ActiveConnection conConnection as ADODB.Connection Defines the Connection object the command belongs to.
CommandText String Contains the text of the command you want to execute against a data source. This can be a table name, a valid SQL string, or the name of a stored procedure in the data source. Which one you use is determined by the CommandType property.
CommandType commandTypeEnum Defines the type of the command. The three most commonly used would be adCmdText, adCmdTable, and adCmdStoredProc. The setting adCmdText causes the CommandText string to be evaluated as an SQL string. The setting adCmdTable causes the CommandText string to be evaluated as a table name and will return the all of the records and columns in a table. The setting adCmdStoredProc causes the CommandText string to be evaluated as a stored procedure in the data source.

Key Methods

Name Description
Execute Executes the query, SQL statement, or stored procedure specified in the CommandText property and returns a RecordSet object.

RecordSet Object

The RecordSet object represents a complete set of records from an executed command or from an underlying base table in the database. A key thing to note is that a RecordSet object references only one record at a time as the current record.

Key Properties

Name Data Type Description
CursorLocation CursorLocationEnum This sets or returns the location of the cursor engine for the database. The options are client side and server side, for less advanced databases like Access you may only be able to select client side.
CursorType CursorTypeEnum Sets the cursor type. CursorType typically determines when and to whom database changes are immediately visible to. For client side cursor locations only one type of CursorType is available, adOpenStatic.
EOF and BOF Boolean End Of File and Beginning Of File. When at the first record of an open RecordSet BOF will be true, when at the last EOF will be true. If you ever return a RecordSet with no records then EOF and BOF will be true. This provides an ideal way of testing if any records have been returned by a query.
Fields Collection Returns a collection of the field objects for an open record set. Database fields can be accessed by their name using the RecordSet!FieldName schema, by their index RecordSet.Fields(intIndex) or sometimes by their name from the fields collection RecordSet.Fields("FieldName"). I find in the situation where you know a database structure that the RecordSet!FieldName method is best, where structure is not known, then the RecordSet.Fields(intIndex) may be best.
LockType LockTypeEnum sets the lock type on records when they are open for editing. If a client side cursor location is selected then only optimistic and batch optimistic locking are available.
RecordCount Long Returns the number of records in an open RecordSet. If for some reason ADO cannot determine the number of records then this will be set to -1.

Key Methods

Name Description
AddNew Sets up an open record set to add a new record, once the required values have been set call the Update (or UpdateBatch) method to commit the changes.
Close Closes an open RecordSet object, make sure that any changes are committed using the Update (or UpdateBatch) method before closing or an error will be generated.
MoveNext Causes an open RecordSet object to move to the next record in the collection, if the current record is the last record then EOF is set to true.
MoveFirst Causes an open RecordSet object to move to the first record in the collection.
MoveLast Causes an open RecordSet object to move to the last record in the collection.
Open Opens the RecordSet, typically this is done with a valid Command object that includes the command text (or SQL) to get the records you want.
Update Causes any changes made to the current record to be written to disk.
UpdateBatch Causes any changes you have made in batch mode to be written to disk. The way to use batch updates is to open the RecordSet object with the LockType adLockBatchOptimistic.

Putting It All Together

I like to think of using ADO as a three step process

  • Define and open a Connection to a data source
  • Decide what data you need from the data source and define Command objects that will retrieve this data.
  • Retrieve the data you require by executing the command objects and manipulate the data using RecordSet objects.
To start using ADO create a new Standard EXE project in your VB6 environment. You'll need to add a reference to the ADO library using the Project -> References menu and selecting the "Microsoft ActiveX Data Objects 2.5 Library" or the "Microsoft ActiveX Data Objects 2.6 Library". Then on the form add a single command button and add the code below to the click event of the button.
Save the project and then open Microsoft Access and create a new database called "database.mdb" in the directory where you have saved your VB project. Add a table called "tabTestTable" to the database. Add two columns to this table with a text data type, the column names do not matter. Add a couple of records to the table with some values in the columns.
Then you can safely run your project and see the results.
If you dont want to do this I have created a VB project that includes all of this that can be downloaded. Just unzip this to a directory and open the project in Visual Studio and try it out.
Got questions? Feel free to ask me at questions@timesheetsmts.com Why not
to help cover the bandwidth this page chews up and you'll be much more likely to get an answer! Private Sub Command1_Click()

  'Define the three objects that we need,
  '   A Connection Object - connects to our data source
  '   A Command Object - defines what data to get from the data source
  '   A RecordSet Object - stores the data we get from our data source

  Dim conConnection As New ADODB.Connection
  Dim cmdCommand As New ADODB.Command
  Dim rstRecordSet As New ADODB.Recordset


  'Defines the connection string for the Connection.  Here we have used fields
  'Provider, Data Source and Mode to assign values to the properties
  ' conConnection.Provider and conConnection.Mode

  conConnection.ConnectionString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=" & _
      App.Path & "\" & "database.mdb;Mode=Read|Write"


  'Define the location of the cursor engine, in this case we are opening an Access database
  'and adUseClient is our only choice.

  conConnection.CursorLocation = adUseClient


  'Opens our connection using the password "Admin" to access the database.  If there was no password
  'protection on the database this field could be left out.

  conConnection.Open


  'Defines our command object

  ' .ActiveConnection tells the command to use our newly created command object.
  ' .CommandText tells the command how to get the data, in this case the command
  '              will evaluate the text as an SQL string and we will return all
  '              records from a table called tabTestTable
  ' .CommandType tells the command to evaluate the .CommandText property as an SQL string.

  With cmdCommand
    .ActiveConnection = conConnection
    .CommandText = "SELECT * FROM tabTestTable;"
    .CommandType = adCmdText
  End With

  'Defines our RecordSet object.

  '  .CursorType sets a static cursor, the only choice for a client side cursor
  '  .CursorLocation sets a client side cursor, the only choice for an Access database
  '  .LockType sets an optimistic lock type
  '  .Open executes the cmdCommand object against the data source and stores the
  '        returned records in our RecordSet object.

  With rstRecordSet
    .CursorType = adOpenStatic
    .CursorLocation = adUseClient
    .LockType = adLockOptimistic
    .Open cmdCommand
  End With

  'Firstly test to see if any records have been returned, if some have been returned then
  'the .EOF property of the RecordSet will be false, if none have been returned then the
  'property will be true.

  If rstRecordSet.EOF = False Then

    'Move to the first record

    rstRecordSet.MoveFirst

    'Lets move through the records one at a time until we reach the last record
    'and print out the values of each field

    Do

      'Access the field values using the fields collection and print them to a message box.
      'In this case I do not know what you might call the columns in your database so this
      'is the safest way to do it.  If I did know the names of the columns in your table
      'and they were called "Column1" and "Column2" I could reference their values using:

      '  rstRecordSet!Column1
      '  rstRecordSet!Column2


      MsgBox "Record " & rstRecordSet.AbsolutePosition & " " & _
          rstRecordSet.Fields(0).Name & "=" & rstRecordSet.Fields(0& " " & _
          rstRecordSet.Fields(1).Name & "=" & rstRecordSet.Fields(1)

      'Move to the next record

      rstRecordSet.MoveNext
    Loop Until rstRecordSet.EOF = True

    'Add a new record

    With rstRecordSet
      .AddNew
      .Fields(0= "New"
      .Fields(1= "Record"
      .Update
    End With

    'Move back to the first record and delete it

    rstRecordSet.MoveFirst
    rstRecordSet.Delete
    rstRecordSet.Update


    'Close the recordset

    rstRecordSet.Close
  Else
    MsgBox "No records were returned using the query " & cmdCommand.CommandText
  End If

  'Close the connection

  conConnection.Close

  'Release your variable references

  Set conConnection = Nothing
  Set cmdCommand = Nothing
  Set rstRecordSet = Nothing
End Sub